Selasa, 25 Desember 2012

STATIC APNEA

Static Apnea adalah menarik 1 kali tarikan napas lalu tahan dengan posisi badan berada dipermukaan air dan   seluruh badan dalam keadaan relaks serta jangan lupa ada teman yang membantu mengawasi kegiatan static apnea anda.

Tahapan melakukan Static Apnea
1. Cari teman (buddy).
2. Lakukan perencanaan.
3. Evaluasi diri (anda)
4. Review .
5. Siap melakukan Static Apnea


1. Cari Teman (Buddy)
Carilah teman yang menurut anda nyaman pada saat melakukan static apnea. Teman (Buddy) adalah yang mengawasi anda saat melakukan static apnea dan memberikan informasi informasi sangat penting berupa tepukan (tap) ke badan anda yang telah direncanakan sebelum melakukan static apnea.

2. Lakukan Perencanaan.
Perencanaan sebelum melakukan static apnea itu sangat penting dan diperlukan agar perkembangannya bisa dipantau / diawasi dengan baik oleh teman (buddy) ataupun anda sendiri.

Perencanaan apa saja sih yang diperlukan :

  • Tentukan berapa kali anda akan melakukan static apnea termasuk pemanasan static apnea.  (Pada saat saya ambil sertifikasi apnea umumnya dilakukan 8 kali static apnea. Dengan perkembangan yang berlanjut akhirnya, melakukan static apnea normalnya 3 sampai dengan 4 kali termasuk pemanasan). Apa itu Pemanasan Static Apnea ? Pemanasan static diperlukan karena pada umumnya paru2 masih belum siap atau berkembang saat pertama kali melakukan sehingga waktu yang dibutuhkan untuk static apnea tidak lama.
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) untuk menjaga posisi badan anda saat dipermukaan agar kepala anda tetap dekat dengan dinding. 
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) banyaknya anda melakukan static.
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) waktu static apnea pertama contoh : cukup 30 detik dulu (warm up). Setiap orang punya waktu yang berbeda beda, jadi sesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan anda saat akan melakukan static apnea pertama kali. 
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) waktu static apena kedua contoh : 1 menit.
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) waktu static apnea yang ketiga adalah maksimal dengan syarat pada waktu 1 menit pertama tolong di tap 1 kali di bahu kanan.
  • Memberitahukan kepada teman (buddy) tolong di tap 1 kali di bahu kiri untuk mengawasi bagi teman (buddy) bahwa anda masih dalam keadaan sadar, anda wajib melakukan respon/sign hand signal (cukup keluarkan jari telunjuk) bahwa anda masih sadar. Bila dalam 2 detik tidak ada respon maka segera lakukan pertolongan
  • Memberitahukan kepada teman (buddy), waktu istirahat anda setiap akan melakukan static apnea saat ini cukup 2 menit.
  • Memberitahukan kepada teman (buddy), tolong perhatikan waktu anda mulai kontraksi (mulai tanda2 keinginan bernapas).
3. Evaluasi Diri (Anda)
  • Periksa pulse nadi anda per menit. (pulse nadi per menit orang sehat/normal kira2 70 sd 80 pulse per menit)
  • Siapkah anda melakukan static apnea.
  • Apakah kondisi badan anda dalam keadaan segar bugar dan tidur cukup.
  • Lakukan peregangan otot dan relaksasi.
4. Review
  • Coba lakukan review kembali perencanaan anda kepada teman (buddy) anda supaya pada saat melakukan static apnea bisa terlaksana dengan baik dan benar.
5. Siap Melakukan Static Apnea


  • Bila sudah siap melakukan static apnea, bernapaslah seperti biasa dan jangan lakukan hyperventilasi. Jadi napas seperti biasa saat anda akan mau tidur.
  • Pastikan teman (buddy) siap untuk melihat waktu.
  • Saat mulai static apnea, turunkan kepala (hadap bawah) secara perlahan lahan, dan tenangkan serta buatlah seluruh tubuh anda relaks. (bila badan mudah tenggelam, masukkan dalam perencanaan untuk jaga badan anda oleh teman (buddy).
  • Saat selesai static apnea yaitu saat ingin bernapas, turunkan kaki perlahan lahan ke pinjakan kaki lalu angkatlah kepala secara perlahan lahan dan tariklah napas yang dalam dan cepat dan buang napas seperlunya. (karena saat ini O2 sangat dibutuhkan).
INGAT !  Lakukanlah Static Apena Anda dengan diawasi oleh Teman Anda (buddy) dan jangan mengeluarkan gelembung udara (bubling) saat melakukan static apnea.


Rabu, 25 Juli 2012

RELAKSASI

Dalam kegiatan freediving sangat erat kaitannya dengan relaksasi, meditasi, yoga dan satu lagi self hypnosis.
Kenapa relaksasi, yoga dan self hypnosis diperlukan karena  kegiatan ini dibutuhkan pada saat freediver melakukan penyelaman dimana freediver dipastikan harus dalam kondisi relaks, tenang dan dapat mengendalikan diri pada saat situasi apapun.

LATIHAN DASAR RENANG

Bagi anda yang ingin mempelajari mengenai freediving hendaknya pelajari terlebih dahulu dasar dasar renang untuk gaya bebas dan gaya dada (katak).
Penguasaan berenang baik gaya bebas maupun gaya dada akan membantu anda dalam kenyamanan melakukan freediving.

Disini akan dibahas bagaimana cara teknik renang yang efektif sehingga tidak banyak membuang tenaga maupun oksigen.

MARI BELAJAR GAYA BEBAS

Yang harus dikuasai terlebih dahulu adalah bagaimana cara gerakan kaki bebas yang efektif dan benar.

Silakan lihat video gerakan kaki bebas


Gerakan kaki bebas untuk berenang sebenarnya berbeda dengan gerakan kaki bebas untuk freediving, akan tetapi dasar utama adalah penguasaan gerakan kaki bebas untuk renang terlebih dulu dan nantinya untuk gerakan kaki bebas untuk freediving hanya penyesuaian kekuatan gerakan kaki, ritme gerakan kaki dan kecepatan gerakan kaki sehingga gerakan menjadi efektif dan indah dilihat.





Selasa, 10 Juli 2012

Pelatihan Dasar Renang untuk Diving dan Freediving

PELATIHAN DASAR RENANG

Bagi yang berminat ingin belajar renang dapat mengikuti pelatihan renang setiap hari Sabtu di kolam renang Senayan. Akan dikenakan biaya pelatihan per jam baik individu maupun group. Yang berminat mohon cantumkan email di kotak komentar di bawah ini.

Metode Pelatihan : 100% Praktek
Isi Materi :
1. Pengenalan dan penyesuaian dengan air bagi yang belum pernah renang
2. Belajar teknik pernapasan untuk renang
3. Belajar Relaksasi dan peregangan otot
4. Belajar meluncur yang benar.
5. Belajar salah satu gaya yang paling disukai dan paling mudah.

Hasil yang dicapai :
1. Minimal dapat menguasai salah satu gaya renang dengan baik sehingga kekawatiran tenggelam akan hilang.
2. Dapat melakukan olah raga renang dengan satu gaya terus menerus sehingga dapat menyehatkan dan menyegarkan badan. Karena olah raga renang adalah salah satu olah raga yang paling digemari.


PELATIHAN DASAR FREEDIVING

Bagi yang berminat dan mencoba ikut pelatihan dasar freediving setiap hari Sabtu/Minggu di kolam renang Senayan. Akan dikenakan biaya pelatihan per jam baik individu maupun group. Yang berminat bisa mencatunkan email di kotak komentar.

Metode Pelatihan : 100% Praktek
Isi Materi :
1. Pengenalan dan penyesuaian dengan air bagi yang belum pernah renang
2. Belajar teknik pernapasan untuk freediving
3. Belajar filosopi pernapasan dan resiko freediving
4. Belajar Relaksasi dan peregangan otot
5. Belajar teknik duck dive, teknik finning yang tepat untuk freediving
6. Belajar static apnea dan dynamic apnea.

Hasil yang dicapai :
1. Dapat menguasai teknik gerakan finning dengan benar dan efektif.
2. Pengehematan pembakaran O2 sehingga lebih hemat dalam menggunakan tabung oksigen bagi para penyelam..


FUN FREEDIVING

Bagi yang ingin coba coba dahulu apa itu freediving maka yang diajarkan adalah gerakan kaki bebas, cara menyelam (duckdive), dan kenyamanan di air serta pengetahuan resiko dalam melakukan freediving

Pelatih                  : mantan perenang + sertifikasi PADI (scuba diving) + sertifikasi AIDA (Freediving)

Rabu, 16 Mei 2012

VIDEO KEGIATAN


JJ berhasil menyelesaikan misi untuk mendapatkan sertifikat AIDA **** (assistant instructor) dengan memperlihatkan kesanggupan melakukan Constant Weight sedalam 32 M.
SELAMAT kepada Jason Hakim yang berhasil mendapatkan sertifikat AIDA ****



Flo berhasil menyelesaikan test Constant Weight kedalaman 24 M untuk mendapatkan sertifikat AIDA *** dan Arie juga berhasil menyelesaikan test Constant Weight kedalaman 16 M untuk mendapatkan sertifikat AIDA **



Bayu Widianto berhasil memperbaiki catatannya static apneanya dari 2 menit menjadi 3 menit setelah mengikuti pelatihan di let's freedive dan ikut sertifikasi AIDA **.. SELAMAT kepada Bayu Widianto dan tetap diperlukan latihan dengan buddy.



Kegiatan lain daripada latihan freediving melulu maka JJ mencoba membuat lipsing dibawah air.. wow quereeen bo .



Let's Freedive bekerja sama dengan SCTV membuat promosi mengenai SCTV Music Awards 2012 (27 April 2012) berupa main band dibawah air.





Selasa, 15 Mei 2012

FOTO-FOTO KEGIATAN

DEEP N EXTREEM 

JAKARTA - 2012


Arif Junus (Let's Freedive)
dan
Mike Board (Freediver Gili)

Member of Let's Freedive
di acara Pameran
Deep n Extreem - Jakarta 2012
Join boot JUHC n Let's Freedive




PELATIHAN FREEDIVING SERTIFIKASI AIDA BATCH#2 APRIL TAHUN 2012


Belajar Teori Freediving AIDA**
dengan instruktur
Richard n Sarah
Makan Malam bersama
Master Freediver
Di Senayan City

Belajar Teori Freediving AIDA***
dengan instruktur
Richard n Sarah

Perjalanan di Pulau Pramuka
menuju ke tempat
Penginapan
Mr. Bart sedang Test Teori AIDA**


Ms. Shinta sedang Test Teori AIDA**
Mr. Bayu sedang Test Teori AIDA**
Mr. Kemal sedang Test Teori AIDA**

Mr. Yadi sedang Test Teori AIDA **

























7 Peserta Pelatihan Freediving AIDA **
2 peserta Pelatihan Freediving AIDA ***
di Pulau Pramuka - 2012


2 Instructor : Richard n Sarah
1 Assistant Instructor : Azam Hamid (right)



Sabtu, 03 Maret 2012

FISIOLOGI PERNAPASAN

Bagi freediver pemula, sebaiknya harus, kudu dan wajib mengetahui fisiologi pernapasan supaya bisa memahami sistem pernapasan, sirkulasi darah dan lainnya.

Fisiologi Pernapasan terdiri dari :
  1. Sistem Pernapasan
  2. Sistem Sirkulasi Darah
  3. Mekanisme Pernapasan
  4. Bagaimana tahu saat bernapas
  5. Bagaimana cara bernapas sebelum dan setelah tahan napas
  6. Hiperventilasi
  7. Latihan pernapasan.

1. SISTEM PERNAPASAN
  1. Sistem pernapasan terdiri dari hidung/mulut, diafragma, paru2 dan saluran napas.
  2. Udara masuk melalui hidung/mulut lalu menuju ke batang tenggorokan, kemudian ke brokus, lalu ke bronkiolus dan menuju ke dalam alveoli
  3. Dari alveoli, gas berubah dan mengambil tempat diantara paru2 dan darah.






2. SISTEM SIRKULASI DARAH
  1. Jantung memompa darah keseluruh tubuh berulang kali dari paru2.
  2. Darah mengantar Oksigen diseputar tubuh.
  3. Oksigen dibawa oleh sel darah merah terikat dengan hemoglobin
  4. Karbondioksida mengalir kembali ke paru2 dibawa oleh plasma darah.




3. MEKANISME PERNAPASAN

Udara masuk kedalam tubuh pada saat tarik pernapasan menghirup oksigen dan keluar dari tubuh pada saat hembus pernapasan disertai keluarnya karbondioksida.
Otot yang termaksud dalam perubahan ini adalah diafragma, sangat membantu otot bagian dalam diantara tulang rusuk dan semua oto disekitar dada.

4. BAGAIMANA TUBUH MENGETAHUI SAAT BERNAPAS

Keinginan bernapas tumbuh saat level CO2 dalam darah meningkat melebihi level tertentu, dan bukan saat O2 level terlalu rendah.
Pasti selalu ada sedikit jumlah CO2 di dalam darah, yang mana tubuh ini berusaha untuk stabil dalam mengatur kekuatan dan frekuensi saat kita bernapas.
Gunakan keinginan untuk bernapas ini sebagai tanda atau alarm, saat ini terjadi pelan-pelan naik ke permukaan.


5. BAGAIMANA CARA BERNAPAS SEBELUM DAN SESUDAH TAHAN NAPAS

Bernapaslah dengan relaks, tenang dan terkendali
Mengeluarkan udara lebih banyak daripada menarik napas.
Tarik napas dalam dan pelan
Pastikan napas terakhir anda selesai.
Hindari Hiperventilasi
Pemulihan napas setelah tahan napas dengan cara tarik napas penuh dengan cepat, dan mengeluarkan napas dengan tenang.

6. HIPERVENTILASI

Hiperventilasi pada freediving bisa terjadi secara sadar ataupun tidak sadar.
Hiperventilasi biasa dilakukan dengan menarik napas yang dalam lalu buang napas sebanyak 3 kali dan tarik napas kembali lalu tahan napas, itu yang bisa dikatakan hiperventilasi. Yaitu membuang sedikit CO2 yang sebetulnya sangat kita butuhkan.
Ini tidak membuat pasokan O2 lebih banyak, melainkan mengurangi tingkat CO2 dalam darah kita.
Ini akan memperlambat keinginan kita untuk bernapas, sampai tingak CO2 naik secara tidak normal.
Ini sebabnya mengapa hiperventilasi itu berbahaya : jika anda tidak memiliki keinginan untuk bernapas, maka anda tidak akan tahu seberapa jauh yang dapat anda capai.

7. LATIHAN PERNAPASAN

Bila capai maka perlambat ritme pernapasan
Tarik dan keluarkan udara melalui mulut.
Tarik dengan beberapa hitungan dan keluarkan napas 2 kali hitungan dari saat tarik napas.
Rasakan detak jantung anda melambat.
Dan ritme pernapasan menjadi lambat.